Malam Penganugrahan Mahasiswa Berprestasi Bidang Seni dan Olahraga Unsoed

Jumat Malam lalu (24/11), Teman-teman dari Colourguard dan Brass mendapat kesempatan untuk menghibur jajaran dosen dan teman-teman mahasiswa dalam  acara “Malam Penganugrahan Mahasiswa Berprestasi Bidang Seni dan Olahraga Unsoed” di Gedung Soemardjito.

Teman-teman colourguard yang terdiri dari Fatika Purbo, Nafissa Febi, Hesty Rahmawati dan Sylvi Amalia mengiringi penyanyi  bernama Hana, yang mana merupakan alumni ilmu komunikasi Unsoed dengan membawakan soundtrack film Habibi Ainun yang berjudul “Cinta Sejati”.

Sedangkan dari Brass berkolaborasi dengan Band membawakan lagu “Akad” dari Payung Teduh. Dengan pemain  terumpet; Yunus Syahputra, Rohminingtyas dan Ema Isnaini. Dan pemain baritone ; Hanin, Al Hamdani dan Juniar W. (SN)

“Terus berkarya dan rajin latihan, agar tak malu saat penampilan”

MB BPS HERE WE GO!!

 

Serba-Serbi bulan Oktober

Bulan Oktober lalu, Calon Anggota disibukkan dengan agenda pendidikan dasar  yangmana pendidikan dasar merupakan hal-hal atau ilmu dasar yang wajib dan perlu diketahui bagi calon anggota dalam dunia marching di MB BPS. Mulai dari sikap dasar, mark time, drill, sampai baca notasi atau partitur. Puncak kegiatan pendidikan dasar ini adalah pengenalan alat lalu placement.

Pada tahun 2017 ini bidang  kepelatihan mengenalkan alat dengan cara yang berbeda dari tahun sebelumnya yaitu dengan menampilkan show tiap divisi (brass, pits instrument, battery dan colourguard) kemudian dilanjutkan dengan sesi pengenalan alat, yaitu calon anggota berkeliling ke alat mana yang mereka ingin coba atau  minati. Di sesi tersebut calon anggota diberi kesempatan untuk memegang, menggerakkan, maupun memainkan alat. Lalu dilanjutkan sesi terakhir sesi tanya jawab dengan maksud untuk mengetahui respon dari calon anggota dari kegiatan pengenalan alat tersebut. Jadi, pengenalan alat ini bertujuan supaya calon anggota memiliki standar gambaran bagaimana memainkan alat di marchingband.

Setelah calon anggota mempunyai gambaran memainkan alat-alat di marchingband, tiba saatnya placement test. Placement test merupakan tes untuk calon anggota yang akan menentukan di divisi mana mereka ditempatkan. Pertama calon anggota akan di interview untuk mengetahui minatnya dan kemudian mecoba alat tiap divisi untuk mengetahui bakatnya. Dalam tes ini, pelatih dapat melihat minat dan bakat calon anggota secara langsung. Jadi placement test sangat penting bagi pelatih dan calon anggota. (SN)

 

MB BPS HERE WE GO !!!

Brassband dan Guardshow Diesnat Unsoed ke-54

Pada malam puncak diesnatalis Unsoed yang ke-54, kami diberi kesempatan untuk menghibur sekaligus memperkenalkan MB BPS ke warga Unsoed. Ada team colourguard bersama Ibu Titi Nurfitri dosen fakultas ekonomi dan bisnis membawakan lagu melayu “Laksamana Raja di Laut” yang menari dengan ciri khas melayu lemah lembut nan kompak.

Kemudian tak mau kalah, team brass turut membawakan lagu “Akad” yang berkolaborasi dengan band dari fakultas ilmu sosial dan politik. (SN)

Selamat Ulang Tahun Universitas Jenderal Soedirman ke-54 semoga semakin jaya, prestasi semakin meningkat dan menghasilkan lulusan yang berkualitas. MAJU TERUS PANTANG MENYERAH !!

MB BPS HERE WE GO !!

Kolaborasi MB BPS dan INLA di Rita Super Mall Purwokerto

September lalu (23/09) MB BPS berkesempatan untuk berkolaborasi bersama INLA (International Nature Loving Association) di Rita Super Mall Purwokerto, yaitu melakukan flashmob “Dunia Satu Keluarga”  dengan anggota INLA dimana MB BPS sebagai opening dan closing. Dalam kolaborasi itu, MB BPS membawa team  brass dan juga team battery. Dimana di kolaborasi tersebut  kami semua menyamar sebagai pengunjung mall. Flashmob ini diawali dengan solo terumpet oleh Yunus Syahputra, dan kemudian semua pemain brass berkumpul membentuk konservis  dipimpin Field Commander Doni Saputra dengan membawakan lagu “Negriku”. Setelah penampilan team brass berhasil menarik perhatian pengunjung mall, kami dan anggota INLA menari bersama dengan kompak dan diikuti oleh beberapa pengunjung mall dan diakhir kolaborasi, kami MB BPS menutup flashmob dengan membawakan beberapa part movement 4 GPMB 2016. Perlu diketahui, dalam kolaborasi tersebut MB BPS melakukan dengan sukarela. MB BPS turut menyampaikan pesan bahwa “Dunia Satu Keluarga” itu tidak memandang, suku, ras, agama, dan sejenisnya. Dunia satu keluarga merupakan dunia milik bersama yang harus dijaga kerukunan dan harmoninya.

MB BPS HERE WE GO !!

Brass Band dan Guard Show dalam acara Grand Final Kakang Mbakayu 2017 Banyumas

Senin (9/10) lalu, Marching Band Bahana Putra Soedirman (MB BPS) diberi kesempatan untuk tampil dalam acara Grand Final Kakang Mbakayu 2017 Banyumas di Rita Supermall Purwokerto. Brass MB BPS berkolaborasi dengan band membawakan lagu “Akad” milik Payung Teduh. Pemain Brass diantaranya ada Rohminingtyas (Terumpet), Ema Isnaini (Terumpet), Hanin Mujahidah (Trombone), Nur M Arif (Trombon), M. Al Hamdani (Baritone),  Aulia Berlian I (Baritone)dan Hafara Fauzi (Baritone).

Lalu ada Colourguard yang ikut andil dalam menghibur penonton, mereka adalah Helina Maya P, Fatika Purboningsih, Sylvi Amalia dan Yanuar Wangga (alumni).  Colourguard berkolaborasi dengan penyanyi cantik Dea Muhita sebagai penari latar dengan membawakan lagu dari RAN yang berjudul “Dekat di Hati”.

Let’s to be Display Designer

Sabtu Minggu kemarin (11-12/11), Marching Band Bahana Putra Soedirman (MB BPS) mengadakan Display Design Class (DDC) di Ruang Kuliah 1 FISIP Unsoed. DDC merupakan salah satu program kerja bidang kepelatihan tahun ini dengan tujuan meningkatkan kualitas anggota MB BPS dalam men-design pagelaran atau yang biasa kami sebut display. Pemateri DDC merupakan  Alumni MB BPS, Harun Nurrokhomaduddin,S. Ikom rotasi XXXI, yang mana merupakan ketua umum MB BPS tahun 2011.

DDC dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh anggota MB BPS dari berbagai rotasi yaitu rotasi XXXVII, XXXVIII dan rotasi XXXIX. Pada hari pertama peserta DDC diperkenalkan dengan aplikasi Pyware, bagaimana mengoperasikan dan memahami satu per satu tools yang didalamnya. Peserta sangat antusias mencoba dan membuat design-design sesuai instruksi dari pemateri. Kemudian peserta belajar mengenai apa yang disebut dengan moment. Moment dalam pagelaran marching band merupakan bentuk ekspresi visual yang tegas dan jelas dalam menggambarkan suasana musik yang dibawakan dalam pagelaran tersebut. DDC DAY ONE selesai pada pukul 15.00 WIB, dan peserta mendapati sebuah PR membuat sketsa design display dengan musik yang sudah ditentukan dengan pemateri.

Lalu ke-esokannya, peserta dan pemateri bersama-sama membahas PR yang diberikan kemarin. Peserta belajar banyak dalam pembahasan PR tersebut salah satunya bagaimana mengsinkronkan musik dengan gerakan visual dalam pagelaran.

“Biasanya saya membaca chart dan berpindah dari satu titik ke titik lain di lapangan, itu saja sudah membuat saya pusing dan dimarahi oleh pelatih. Ternyata membuat Design Display itu jauh lebih susah butuh kesabaran, ketelitian dan kepekaan untuk mengerti maksud dari musik tersebut sehingga tujuan dari pagelaran tersampaikan. DDC ini sangat bermanfaat bagi saya, salah satunya memahami bentuk dan moment” ujar salah satu peserta.

Semoga kegiatan DDC ini bermanfaat terutama bagi anggota MB BPS untuk mengembangkan potensi dirinya dalam menjadi display designer.  (SN)

MB BPS HERE WE GO !!!

THE RED POWER OF 44th MB BPS

Sabtu  (16/9) lalu, perayaan ulang tahun MB BPS yang ke-44 di Gedung D’Garden Hall Resto berlangsung dengan meriah. Perayaan ini dihadiri oleh anggota dan alumni MB BPS sejumlah 45 orang dan juga Pembina MB BPS Drs. Bambang Widodo M, Par. Perayaan ulang tahun kali ini mengangkat tema “RED POWER” dengan maksud diumur yang sudah tidak muda lagi MB BPS akan tetap semangat, menyala dan berani.

Rangkaian acara dimulai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Bapak Pembina MB BPS dan disertai harapan serta doa dari para anggota maupun alumni yang hadir malam itu. Kemudian peserta diajak bersama-sama menonton video throwback GPMB 2016, yang mana merupakan memorable indah untuk dikenang. Malam semakin menyala dengan penampilan brassband yang memeriahkan suasana dengan membawakan lagu Can’t Take My Eyes dari Frankie Vallie.

Selanjutnya sesi bincang-bincang alumni, yang mana alumni diajak bernostalgia maupun bercanda ria untuk melepas kerinduan terhadap almamater dan tentunya MB BPS.

“Happy Birthday BPS, semoga semakin eksis. Makin kompak. Makin di kenal di tingkat nasional maupun internasional” rotasi XXXIV

“Hay BPS, Happy Birthday ya! Maju terus pantang menyerah, utuh terus sampai tahun-tahun berikutnya” rotasi XXXV

“MB BPS semoga makin maju. We got that POWER POWER POWER. MB BPS semoga makin one band one sound” rotasi XXXVI

“Happy Birthday!!! Semoga cita-cita besar BPS selalu diberkahi. Semangat team !!” rotasi XXXVII

“Semoga MB BPS jadi MB Nomer 1 di Indonesia” rotasi XXXVIII

“Semoga BPS semakin maju, makin hits, makin daebak!” rotasi XXXIX

Begitulah kiranya harapan dari perwakilan anggota per rotasi terhadap unit tercinta. Pembacaan wish dari masing-masing rotasi mengakhiri rangkaian dari keseluruhan acara. Semoga doa dan harapan dari Pembina, Alumni dan Anggota dikabulkan oleh Allah SWT. (SN)

MB BPS HERE WE GO !!!

Kehadiranmu Menentukan Kualitas MB BPS

September lalu, tepatnya tanggal 3 September 2017 pengurus MB BPS telah mengadakan RUA. RUA atau Rapat Umum Anggota merupakan musyawarah besar pengurus bersama anggota MB BPS. Sebelumnya RUA ini bernama Musyawarah Anggota Tengah Tahun, namun semenjak tahun 2017 nama forum dirubah menjadi Rapat Umum Anggota. Agenda RUA sendiri diantaranya membahas kinerja pengurus selama setengah tahun periode kepengurusan. Tujuan dari RUA sendiri yaitu untuk mengevaluasi bagaimana kinerja pengurus dalam waktu tengah tahun guna meningkatkan kualitas organisasi.

“Penting, karena anggota perlu mengerti dan memahami bagaimana kinerja pengurus MB BPS. Marching itu bukan hanya tentang musik saja, akan tetapi marching di MB BPS ada organisasi yang menaunginya.” ucap Dian Novani Sekretaris Umum I MB BPS.

Artinya ada kewajiban lain yang harus dipenuhi oleh anggota selain bermain musik atau menjadi player di MB BPS, yaitu anggota harus turut aktif untuk berpartisipasi dalam program kerja dan seluruh kegiatan di MB BPS salah satunya hadir dalam RUA. Hal tersebut juga telah tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) MB BPS mengenai hak dan kewajiban anggota.

September lalu, tepatnya tanggal 3 September 2017 pengurus MB BPS telah mengadakan RUA. RUA atau Rapat Umum Anggota merupakan musyawarah besar pengurus bersama anggota MB BPS. Sebelumnya RUA ini bernama Musyawarah Anggota Tengah Tahun, namun semenjak tahun 2017 nama forum dirubah menjadi Rapat Umum Anggota. Agenda RUA sendiri diantaranya membahas kinerja pengurus selama setengah tahun periode kepengurusan. Tujuan dari RUA sendiri yaitu untuk mengevaluasi bagaimana kinerja pengurus dalam waktu tengah tahun guna meningkatkan kualitas organisasi.

“Penting, karena anggota perlu mengerti dan memahami bagaimana kinerja pengurus MB BPS. Marching itu bukan hanya tentang musik saja, akan tetapi marching di MB BPS ada organisasi yang menaunginya.” ucap Dian Novani Sekretaris Umum I MB BPS. Artinya ada kewajiban lain yang harus dipenuhi oleh anggota selain bermain musik atau menjadi player di MB BPS, yaitu anggota harus turut aktif untuk berpartisipasi dalam program kerja dan seluruh kegiatan di MB BPS salah satunya hadir dalam RUA. Hal tersebut juga telah tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) MB BPS mengenai hak dan kewajiban anggota.

Selama RUA berlangsung, anggota dapat mengkritik, mengevaluasi dan memberikan saran terhadap kinerja pengurus agar organisasi MB BPS kedepannya lebih baik lagi. Merupakan suatu kerugian apabila anggota tidak hadir dalam RUA karena pengurus membutuhkan gebrakan solusi dan tentunya kritikan yang membangun untuk MB BPS. Harapannya semoga Rapat Umum Anggota tahun-tahun berikutnya semakin kritis dan solutif serta anggota sadar akan pentingnya partisipasi dalam kegiatan apapun di MB BPS. (SN)

Selama RUA berlangsung, anggota dapat mengkritik, mengevaluasi dan memberikan saran terhadap kinerja pengurus agar organisasi MB BPS kedepannya lebih baik lagi. Merupakan suatu kerugian apabila anggota tidak hadir dalam RUA karena pengurus membutuhkan gebrakan solusi dan tentunya kritikan yang membangun untuk MB BPS. Harapannya semoga Rapat Umum Anggota tahun-tahun berikutnya semakin kritis dan solutif serta anggota sadar akan pentingnya partisipasi dalam kegiatan apapun di MB BPS. (SN)

 

Editor ; Femilia & Anies

Welcome to The New Generation

“Marching terus…. Pantang menyerah!” merupakan jargon yang sedang hits digunakan saat rangkaian acara pelantikkan rotasi 39 Marching Band Bahana Putra Soedirman bulan Juli lalu. Acara yang dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak 21 Juli-23 Juli 2017 lalu ini dapat dikatakan cukup berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, “Ya, tahun ini pelantikkan rotasi 39 memang agak sedikit berbeda karena konsepan acara tahun ini kami ingin membuat sebuah suasana baru dan juga semangat baru bagi generasi penerus di MB BPS.” Ujar Fitri Primalianda sebagai tim acara pada pelantikkan kali ini.

Bertempat di lingkungan Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unsoed, membuat suasana pelantikkan kali ini menjadi lebih akrab. Karena tempat tersebut  memang biasa digunakan untuk latihan, rapat ataupun kegiatan lainnya yang berhubungan dengan MB BPS. Sehingga diharapkannya rotasi baru ini mulai terbiasa dengan situasi yang ada di MB BPS. Meskipun jumlah yang dilantik masih terbilang minim, tetap tidak menyurutkan antusiasme kawan-kawan baru di tim kita untuk mengikuti rangkaian acara pelantikkan.

Hari pertama dari rangkaian acara ini dimulai dengan pembukaan yang dilaksanakan sekitar pukul 21.00 WIB di pendopo PKM Unsoed dan ditutup pada pukul 22.00 WIB. Keesokan harinya para peserta pelantikkan dibangunkan oleh panitia mulai dari jam 03.00 untuk melaksanakan shalat tahajud berjamaah dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah. Pembiasaan ini dilakukan karena menjadi seorang marchingbandist tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan fisik terus-menerus, tapi juga kebutuhan rohani harus senantiasa terisi. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan senam pagi bersama hingga pukul 07.00 WIB.

Rangkaian selanjutnya adalah perkenalan mengenai Marching Band yang diisi oleh  Doni Saputra (Battery, rotasi 33) kepada calon anggota baru. Tak hanya memperkenalkan marching band secara umum, disini calon anggota juga dijelaskan mengenai perbedaan antara marching band dan drum band, macam-macam lomba-lomba marching band berdasarkan tingkatannya, bagaimana menjadi seorang marchingbandist yang baik, dan masih banyak lagi. Diadakannya sesi ini selain untuk memperkenalkan, juga untuk memberi gambaran secara umum untuk calon anggota agar tetap bisa survive selama didunia marching band. Selain itu, para calon anggota juga dibuatkan sebuah mini tour dalam bentuk pos-pos dimana mereka akan mendatangi satu-persatu pos yang telah disediakan dan mengulas kembali yang telah didapat selama diksar (pendidikan dasar) dan rangkaian acara penerimaan anggota baru.

Acara pelantikkan rotasi 39 ditutup dengan upacara pelantikkan yang diadakan di Pendopo PKM Unsoed yang dihadiri oleh anggota, alumni dan Bapak Pembina MB BPS yakni Drs. Bambang Widodo, M.Par yang juga turut melantik anggota baru rotasi 39. Semoga lahirnya generasi baru di MB BPS ini akan membuat MB BPS semakin maju lagi kedepannya. Semangat Team. Sampai bertemu di Penerimaan Anggota Baru Rotasi 40. Here we go! (Admin).

Management Training Yaaaaeee !!!

Juni, Sabtu-Minggu lalu (17/18) Marching Band Bahana Putra Soedirman (MB BPS) telah melaksanakan kegiatan Management Training (MT) di Rumah Putih Desa Ketenger Baturaden. Management training merupakan kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada pengurus yang didalamnya terdapat materi-materi keorganisasian secara teknis dan non-teknis, bagaimana mengelola dan menjalankan program kerja serta bagaimana bekerja sebagai tim dalam kepengurusan. Tujuan diadakan MT yaitu sebagai ajang pembekalan bagi pengurus baru supaya menambah kesiapan dalam menjalankan kepengurusan. Selain itu juga, untuk lebih merekatkan hubungan antar pengurus dalam menghadapi masalah-masalah di MB BPS bersama-sama.

MT kali ini mengangkat tema “ Karena Kamu Kita Bisa”, memiliki makna bahwa didalam kepengurusan kita perlu berjalan bersama, bekerja bersama dan membutuhkan bidang lain untuk mensukseskan sebuah program kerja maupun event. “Karena Kamu Kita Bisa” diharapkan dapat memberikan energi semangat kepada pengurus, sebab karena kamulah MB BPS bisa maju dan sukses. Kegiatan MT dimulai pada pukul 15.00 WIB, disana peserta mengikuti acara dengan antusias. Mulai dari Cooking Together, Games, Question and Answer. Games yang telah diadakan diharapkan agar pengurus periode 2017 lebih percaya diri, peduli dan positive thinking terhadap sesama pengurus atau bidang lain. MT kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, perbedaannya yaitu dilakukan di bulan Ramadhan, menginap dan acaranya lebih bertujuan untuk mengakrabkan dan saling mengenal satu sama lain. Kegiatan MT selesai pada hari Minggu pukul 15.00 WIB dan ditutup oleh pembina MB BPS, Drs. Bambang Widodo M.Par beliau berpesan semoga semua kegiatan dan program kerja selama kepengurusan tahun 2017 berjalan sukses terutama event “Music Night” yang mana membutuhkan kerja keras, kerja sama dan pengelolaan yang baik.

Secara keseluruhan kegiatan MT berjalan dengan lancar, respon dari peserta juga baik. Diharapkan para peserta MT dapat mengambil manfaat dari kegiatan tersebut supaya lebih produktif lagi di kepengurusan MB BPS Periode 2017. Untuk kedepannya semoga MB BPS terus berinovasi dan lebih kreatif lagi sesuai kebutuhannya. Marching Band Bahana Putra Soedirman Yaaaaaaaeee!!!